Atas nama peluh dan pelik
Kutitipkan raga ini untuk bersandar sejenak
Rehat dari mimpi-mimpi yang tak kunjung terealisasi
Jeda dari hiruk-pikuk dunia yang tak kunjung usai
Terlampau sering wajah termenung sementara kepala penuh riuh
Bahkan deru angin memekakkan telinga
Dan hembusan napas terasa menyayat hati
Atas nama peluh dan pelik
Biarkan ku mendekap hening tuk sesaat
Biarkan pikiran ini lengang sejenak
Kalaupun itu tak cukup
Maka izinkan aku mengadu pada sebaik-baiknya pengaduan
Lewat sujud di sepertiga malam, akan kuceritakan segalanya,
Tentang pilu, sesak, dan riuh pikiran ini
Semoga selalu kuucapkan,
Kata yang penuh harapan sebagai tanda berserah hanya kepada-Nya
Sungguh sujud itu indah
Kau berbisik ke bumi, tapi terdengar sampai ke langit.
Kelak doa-doa akan terwujud,
Kelak mimpi dan asa akan tergapai.
Teruntuk peluh dan pelik hari ini,
Mungkin kau adalah halaman yang belum selesai ditulis,
Yang kelak akan dipahami maknanya
Setelah sampai pada halaman terakhirnya.
← Kembali© 2025 IKADU MESIR. All Rights Reserved.