Logo IKADU Mesir

IKADU MESIR

Ikatan Keluarga Daarul Ukhuwwah Mesir

Buka Bersama IKADU Mesir

Lustige Reise Jilid 3; Kembali Mengagumi Matahari Terbit di Sinai

Reporter: Muhammad Yafi Dwi Ari Kusuma Editor: Nur Widia Rasyad Hakim - 16 Oktober 2026

Semenanjung Sinai kembali menjadi destinasi rihlah anggota IKADU Mesir, yang dikenal dengan Lustige Reise. Seperti dua tahun sebelumnya, Sinai kembali masuk ke dalam rangkaian destinasi rihlah tahun ini. Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (13/10/2026) hingga Kamis (15/10/2026) dengan didampingi oleh Historian.id sebagai pemandu rihlah.

Pada tahun ini, peserta rihlah mencapai 71 orang banin dan banat. Destinasi rihlah diawali dengan kunjungan ke Sharm el-Sheikh, tepatnya di kawasan Masjid Sahaba dengan keindahan gaya arsitektur Utsmaniyah, Mamluk, dan Fatimiyah. Melanjutkan dari Sharm el-Sheikh, rombongan beranjak menuju Dahab yang terkenal akan estetika alam baharinya. Selain menikmati bazar dan pantai Dahab, sebagian peserta mengikuti kegiatan ATV menuju perbukitan hingga masuk ke wilayah Shaman, tempat masyarakat badui tinggal. Hingga mendekati waktu petang, rombongan kembali beranjak menuju Nuweiba, destinasi ketiga berupa hotel dan pantai.

Pada hari berikutnya, peserta diajak untuk memasuki wilayah St. Catherine, tepatnya Wadi El-Raha, kawasan penuh sejarah di Sinai Selatan. Di sana, peserta berziarah ke petilasan Syaikh Shalih atau dalam cerita lain seringkali dikaitkan dengan Nabi Shalih, dan petilasan Nabi Harun, serta memandang batuan alam yang mirip dengan anak sapi. Setelah mengunjungi Wadi el-Raha, rombongan diarahkan menuju hotel untuk istirahat sejenak sebelum melaksanakan agenda terakhir, yakni pendakian dini hari menuju Puncak Jabal Musa di Pegunungan Sinai untuk menyaksikan momen matahari terbit.

Salah satu peserta mengatakan, rihlah tahun ini tidak hanya memberikan rasa senang. Kunjungan ke wilayah St. Catherine, mengingatkan tentang bagaimana kisah Bani Israil dan Nabi Musa hingga peristiwa besar Yom Kippur, perebutan wilayah Sinai antara Mesir dan Israel.

← Kembali